Tampilkan postingan dengan label Penjaskes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penjaskes. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 April 2012

Meroda


·       MERODA
a.      Pengertian Meroda
Teknik Meroda - Di dalam olahraga tentu anda pernah mendengar istilah senam aerobik, senam irama dan senam lantai. Gerakan meroda adalah gerakan memutar tubuh seperti gerakan roda yang sedang berputar dengan tumpuan kedua tangan dan kedua kaki secara bergantian.


     Menurut Suyati, dkk (1994: 154) gerakan meroda adalah suatu gerakan ke samping pada saat bertumpu atas kedua tangan dengan kaki terbuka besar / kangkang. Gerakan meroda apabila diuraikan seperti berikut dimulai dengan berdiri sikap tegak, kedua lengan diluruskan ke atas, telapak tangan menghadap ke depan, kepala tegak, kedua kaki dibuka dengan posisi kaki kiri di depan dan kaki kanan di belakang.  Bungkukan pinggul, letakkan tangan kiri pada matras diikuti tangan kanan lurus menumpu pada matras selebar bahu, pandangan mata ke bawah melihat tumpuan tangan, tungkai kaki kiri sedikit ditekuk, sedangkan tungkai kaki kanan lurus. Hentakkan kaki kiri pada matras untuk dapat menolakkan dan mengangkat kedua kaki ke atas dalam posisi terbalik dengan kedua tungkai dibuka lebar membentuk sikap kangkang. Turunkan kaki kanan kemudian kaki kiri bersamaan dengan mendorong kedua tangan pada matras dilanjutkan mengangkat kedua tangan ke atas supaya dapat berdiri tegak. 


a.      Kesalahan Dalam Meroda
Menurut Suyati, dkk (1994: 156) kesalahan yang umum terjadi saat melakukan gerakan meroda antara lain :
1)      Lemparan kaki kurang kuat.
2)      Lemparan kaki melengkung ke arah depan, seharusnya lurus ke atas.
3)      Penempatan tangan terlalu rapat satu dan yang lain.
4)      Penempatan tangan pertama di lantai terlalu dekat dengan kaki tolak.
5)      Kedua siku saat menumpu bengkok.
6)      Sikap badan kurang melenting atau lurus.
7)      Kepala tidak tengadah saat tangan menumpu di lantai.
8)      Penempatan kaki kanan terlalu jauh dengan tangan kanan sehingga sulit untuk berdiri
          tegak.
9)      Penempatan kaki terakhir pada saat mendarat kurang lebar atau dekat dengan kaki  
          Pertama.

Lompat kangkang

 ·       LOMPAT KANGKANG
         Langkah-langkah untuk melakukan lompat kangkang.
Berikut langkah-langkah untuk melakukan latihan lompat kangkang, yaitu :
a)     Bentuk barisan berbanjar dengan jumlah 5-6 anak. Jarak antara siswa yang satu dengan lainnya sejauh  3-4 m. Siswa yang paling belakang berdiri dan yang lainnya membungkuk dengan tangan menyangga berpegangan pada lutut.
b)     Siswa yang paling belakang siap untuk melompat melewati teman di depannya.
c)      Konsentrasi dan ambil ancang-ancang untuk awalan.
d)     Berlari dengan kedua tangan siap untuk menahan pada pinggang teman.
e)     Tolakkan kedua kaki dan pandangan ke depan.
f)       Tumpuan tangan ada di atas punggung teman.
g)     Pada saat tangan telah menahan berat badan, kedua kaki di buka selebar mungkin agar bisa melewati punggung teman.
h)     Pada saat mendarat, posisi kaki sudah siap untuk menahan berat badan.
i)       Saat pendaratan lakukan dengan kedua kaki bersamaan dan mengeper, jangan dengan kedua kaki lurus agar posisi badan tegak dan tidak oleng.
j)       Lakukan sampai melewati punggung temanmu yang terdepan.
k)     Setelah itu ganti berjongkok di paling depan dan yang paling belakang. Begitu seterusnya sampai selesai.